Minggu, 10 Agustus 2025

DOKUMENTASI KEGIATAN RAPAT EVALUASI KINERJA PENGURUS OSIS OLEH MAJELIS PERWAKILAN KELAS (MPK) OSIS SMA NEGERI 1 LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON SABTU, 10 FEBRUARI 2024


Sambutan Pembina OSIS membuka rapar evaluasi kinerja Pengurus OSIS

Kinerja Pengurus OSIS memang harus dievaluasi. Siapa yang berkompeten mengvaluasinya? Tentu saja MPK atau Majelis Perwakilan Kelas. Nah pada 10 Febryari 2024 dilaksanakan agenda rapat evaluasi ini yang menilai kinerja Pengurus OSIS selama sejak dilantik yaitu di Semester 1 tahun pelajaran 2023-2024 hingga awal Semester genap 2023-2024.

Ini dia tokoh-tokohnya:

Dari MPK : ada Aqroa Ikhtisosi Asifazie sebagai ketua, dengan wakil-wakilnya yaitu  Wakil Ketua 1 Akmal Mahesa Ruhyana (perwakilan kelas XI, Wakil Ketua 2 Rahel Ivana Sijabat (perwakilan kelas X), dan Wakil Ketua 3 Yonanda Yuliana (Perwakilan kelas XII)

Dari Pengurus OSIS ada TRimitra terdiri atas : Ketua OSIS (Ariq Dhianova), Wakil ketua 1 Inayatul Maola dan Wakil Ketua 2 M. Revana


Secara umum kinerja pengurus osis selama semester 1 dinilai sangat baik, dengan harapan akan lebih banyak inovasi dan menghadirkan kegiatan yang lebih berkualitas di semester berikutnya.

Selamat. semabngat untuk kalian semua.

namanya dokumentasi, pasti banyak foto-fotonya ya.

Registrasi
Menyanyikan lagu Indonesia Raya

MC (Hisyam)

Laporan Ketua Pelaksana (Nur Hidayat)

Sambutan Ketua OSIS (Ariq Dhianova)


                                       Doa

Pendapat dan pandangan umum MPK




Review Pembina OSIS

Serah Terima Laporan Kinerja Pengurus OSIS



Sambutan dan Kata-kata Penutup Pembina OSIS

Foto bersama












Senin, 23 Juni 2025

Alur Daftar Ulang SPMB Tahap 1 2025 SMAN 1 Lemahabang Kab. Cirebon

Rabu, 28 Mei 2025

Mars Smansala (Perjalanan Cinta Seorang Guru pada Sekolah dan Seni)

 

Mars Smansala

(Perjalanan Cinta Seorang Guru pada Sekolah dan Seni)

Oleh : Asih Dewayanti




Saya masih ingat jelas hari pertama saya menginjakkan kaki di SMA Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, pada tahun 2008. Sebagai seorang CPNS yang ditugaskan di sekolah ini, saya datang dengan semangat mengajar untuk mata pelajara Ekonomi. Tidak pernah terbayangkan saat itu bahwa takdir akan membawa saya menulis sebuah lagu yang kelak menjadi identitas sekolah ini, sebuah mars sekolah yang kini dinyanyikan oleh seluruh siswa : ”Mars SMA Negeri 1 Lemahabang”.

Waktu terus berjalan. Di tahun itu juga, SMA Negeri 1 Lemahabang bersiap menyambut hari jadinya yang ke-45. Di tengah semarak persiapan itu, saya dilanda satu kegelisahan: sekolah yang telah berdiri selama hampir setengah abad ini ternyata belum memiliki lagu mars resmi. Sesuatu yang bagi saya penting karena sebuah mars bukan sekadar lagu, tetapi juga lambang semangat, identitas, dan kebanggaan bersama seluruh warga sekolah. Mars ini bisa dinyanyikan dalam kesempatan resmi maupun non formal, seperti dalam pembukaan sebuah seminar, perpisahan sekolah, bahkan pada kegiatan-kegiatan euforia semacam nyanyian penyemangat para suporter dalam pertandingan-pertandingan olahraga baik di lingkup internal maupun eksternal sekolah.

Sebagai guru ekonomi, tentu latar belakang saya bukan seni. Namun, sejak awal saya ditugaskan di sini, saya selalu tertarik membimbing siswa di bidang vokal dan paduan suara. Maka ketika saya diberi amanat tambahan untuk mengajar Seni Budaya, saya melihatnya sebagai peluang, bukan beban. Di sanalah semuanya bermula.

Dengan bekal semangat dan cinta pada sekolah, saya mulai merangkai lirik dan nada untuk menciptakan Mars SMA Negeri 1 Lemahabang. Saya ingin lagu ini tidak hanya enak didengar, tapi juga bisa membangkitkan semangat siswa, mencerminkan nilai-nilai luhur pendidikan, serta menjadi simbol kecintaan pada almamater. 

Prosesnya tidak selalu mudah. Saya bukan musisi profesional, tetapi saya percaya pada kekuatan niat dan ketulusan. Sedikit demi sedikit, saya menyusun nada dan kata, sambil membayangkan siswa-siswa saya menyanyikannya dengan penuh semangat di lapangan upacara. Dan ketika akhirnya lagu itu rampung, tepatnya di tahun 2010, saya pun memperkenalkannya kepada para siswa. Awalnya di kelas, lalu melalui kegiatan ekstrakurikuler kesenian tempat saya pertama mendapat tugas membimbina ekstra kurikuler di sekolah.

Respons mereka sungguh di luar dugaan. Lagu itu mereka nyanyikan dengan bangga. Dari tahun ke tahun, semakin banyak siswa yang hafal dan menyanyikannya dalam berbagai acara sekolah. Lagu itu hidup di tengah mereka. Itu adalah momen paling membahagiakan bagi saya, melihat ciptaan saya menjadi bagian dari kehidupan sekolah.

Sebagai orang yang tidak punya latar belakang dan kompetensi di bidang musik, saya saya sangat berterima kasih kepada siswa yang telah dengan senang hati mengiringi tampilan mars itu dengan musik yang mereka kuasai. Beberapa di antaranya mengiringi dengan keyboar sekolah dan gitar. Beberapa yang masih saya ingat di antaranya Reza, Dede Ahmad Purnama, Agustin, Elang, Roland, Wahyu, Dewo, dan Annisa. Begitu pula kepada para dirigent, mereka sungguh luar biasa. 

Pada tahun 2023 seorang alumni yang kini menjadi seorang guru vokal - Anggi Pratami Dewi, menawarkan diri untuk mengaransemen ulang mars ciptaan saya supaya lebih nyaman dinyanyikan serta saya tidak perlu tergantung penuh pada ketersidiaan player musik untuk mengiringi mars itu. Tentu saya sangat berterima kasih atas ketulusan hatinya. Saya tak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukur. Apalagi saat dinyanyikan dengan sangat luar biasa oleh anak-anak bimbingan saya dalam kelompok paduan suara sekolah ”La Voice”. Sungguh seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Puncaknya terjadi pada tahun 2024. Setelah lebih dari satu dekade lagu itu mengalun di lorong-lorong sekolah dan di berbagai kegiatan, kepala sekolah mengeluarkan surat keputusan resmi yang menetapkan lagu ciptaan saya sebagai Mars Resmi SMA Negeri 1 Lemahabang.

Kini, setiap kali mendengar lagu itu dinyanyikan oleh para siswa, saya selalu tersenyum. Bukan karena kebanggaan pribadi, tetapi karena saya tahu bahwa lagu itu adalah warisan kecil yang bisa saya tinggalkan untuk sekolah ini, tempat di mana saya belajar bukan hanya menjadi pengajar, tapi juga menjadi pembelajar, pemimpi, dan pencipta. Mars SMA Negeri 1 Lemahabang bukan hanya lagu. Ia adalah bukti bahwa cinta dan kepedulian, walau datang dari tempat yang tak terduga, bisa menjadi sesuatu yang abadi. Semoga.

 




 

Cirebon, 28 Mei 2025

Baca juga : Mars SMAN 1 Lemahabang

https://dewayantiblog.blogspot.com/2012/09/mars-sma-negeri-1-lemahabang.html



Minggu, 18 Mei 2025

"Rahasia Sukses Dimulai Jam 5 Pagi”

 

"Rahasia Sukses Dimulai Jam 5 Pagi”

 5 Alasan Kamu Harus Coba Bangun Lebih Awal!

(Asih Dewayanti)

Pernah nggak sih kamu kepikiran kenapa banyak orang sukses selalu bilang mereka bangun pagi? Bahkan sebelum matahari terbit, mereka sudah memulai aktivitas - entah itu olahraga, baca buku, atau menulis jurnal. Emangnya sepenting itu ya bangun pagi?

Jawabannya: iya, penting banget! Kalau kamu termasuk tim "masih lima menit lagi", mungkin lima alasan ini bisa jadi motivasi supaya kamu mulai mencoba bangun lebih awal dan menikmati manfaatnya.

1.             Waktu Pagi Itu Tenang dan Minim Gangguan



Pagi hari, suasana masih sepi. Notifikasi HP belum banyak, suara kendaraan belum ramai, dan rumah masih sunyi. Inilah waktu yang paling pas untuk fokus. Mau belajar? Mau baca buku? Mau salat subuh plus ngaji? Semua bisa dilakukan tanpa gangguan. Otak kita juga lebih segar setelah tidur malam, jadi hasilnya jauh lebih maksimal.

2.             Produktivitas Naik, Stres Turun

Bangun pagi bikin kamu punya waktu lebih banyak untuk menyusun rencana harian. Kamu nggak harus tergesa-gesa mandi, sarapan, atau berangkat sekolah. Semuanya bisa dilakukan dengan tenang. Hasilnya? Kamu lebih siap menghadapi hari dan cenderung lebih tenang sepanjang waktu. Bye-bye panik dan buru-buru!

3.             Kesehatan Lebih Terjaga

Orang yang bangun pagi biasanya tidur lebih awal. Pola tidur yang teratur sangat baik untuk kesehatan tubuh dan mental. Selain itu, pagi hari adalah waktu terbaik untuk berolahraga ringan—kayak stretching, jalan kaki, atau yoga. Badan jadi segar, imun tubuh lebih kuat.



4.             Punya Waktu untuk Diri Sendiri

Kamu bisa gunakan waktu pagi untuk hal-hal yang kamu suka tapi sering nggak sempat dilakukan. Misalnya nulis jurnal, mendengarkan podcast inspiratif, atau sekadar duduk merenung sambil minum teh hangat. Me time yang singkat ini bisa meningkatkan mood dan rasa percaya diri.

5.             Kamu Melatih Disiplin dan Tanggung Jawab

Bangun pagi bukan cuma soal alarm dan tidur cepat. Ini soal melatih komitmen dan konsistensi. Saat kamu berhasil bangun pagi, kamu sedang membangun kebiasaan baik yang akan terbawa ke hal-hal lain dalam hidup. Disiplin kecil ini bisa berdampak besar di masa depan.

 


Jadi, Mulai Besok...

Coba pasang alarm 30 menit lebih awal dari biasanya. Jangan lupa tidur lebih cepat juga. Rasakan sendiri bedanya. Siapa tahu, pagi-pagi justru jadi waktu favoritmu untuk menata masa depan!

"Bangun pagi bukan hanya soal waktu, tapi tentang bagaimana kamu memilih untuk menjalani hidupmu."



Ide Aktivitas Seru dan Positif di Pagi Hari

(Khusus Buat Kamu!)

Kalau kamu bingung harus ngapain setelah bangun pagi, ini beberapa ide keren yang bisa kamu coba:

  1. Olahraga Ringan 10–15 Menit
    Nggak perlu lari keliling lapangan kok. Kamu bisa stretching, senam TikTok, atau ikut video workout singkat di YouTube. Badan jadi segar, mood pun meningkat!
  2. Tulis Jurnal atau Rencana Harian
    Coba tulis 3 hal yang kamu syukuri, atau to-do list hari ini. Ini bantu banget buat mengatur fokus dan bikin kamu lebih semangat menjalani hari.


  1. Baca 5–10 Halaman Buku Favorit
    Baca buku motivasi, novel seru, atau bahkan komik ringan. Yang penting bisa memicu inspirasi dan bikin otak "bangun".
  2. Dengerin Podcast atau Musik Positif
    Cari podcast tentang pengembangan diri atau kisah inspiratif. Bisa juga mulai pagi dengan lagu-lagu yang bikin semangat. Playlist pagi = power booster!
  3. Bantu Orang Tua Sebelum Berangkat Sekolah  Sapu halaman, bantu nyiapin sarapan, atau sekadar menyapa dengan senyum. Aktivitas kecil ini bisa bikin pagi jadi hangat dan penuh makna.

 


Kalau kamu rutin melakukannya, pagi hari nggak akan lagi terasa berat. Justru jadi waktu yang kamu tunggu-tunggu. Mulai dari sekarang, yuk ubah pagi jadi ladang produktivitas!


Cirebon, 18 Mei 2025    


Sabtu, 17 Mei 2025

BELAJAR ITU KEREN !


Belajar Itu Keren!

Asih Dewayanti

Halo, kamu yang lagi duduk di bangku SMA!

Pernah nggak sih kamu nanya ke diri sendiri, “Kenapa sih aku harus terus belajar? Emang penting banget ya?” Jawabannya: IYA, PENTING BANGET! Tapi bukan sekadar karena harus dapat nilai bagus atau biar lulus ujian. Ada alasan-alasan keren yang bisa bikin kamu lebih semangat belajar. Yuk, kita bahas lima di antaranya!

  1. Buka Gerbang Kesempatan Lebih Banyak
    Bayangin kamu punya banyak pintu, tapi cuma yang bawa ‘kunci ilmu’ yang bisa buka semuanya. Semakin banyak kamu belajar, makin banyak hal yang bisa kamu capai—dari beasiswa, kuliah impian, sampai pekerjaan keren. Belajar bikin kamu punya banyak pilihan, bukan cuma ikut arus.

  2. Bikin Kamu Percaya Diri
    Orang yang punya ilmu biasanya kelihatan lebih percaya diri. Nggak takut diskusi, berani kasih pendapat, dan nggak gampang dibodohi. Belajar bikin kamu tahu banyak hal, dan itu bikin kamu berdiri tegak dengan kepala tinggi. Keren banget kan?

  3. Dunia Bergerak Cepat - Kamu Juga Harus
    Teknologi dan dunia kerja berubah cepet banget. Kalau kamu berhenti belajar, kamu bisa ketinggalan jauh. Belajar terus bikin kamu selalu relevan, bisa adaptasi, dan siap hadapi masa depan yang serba dinamis.

  4. Bikin Kamu Mandiri dan Gak Gampang Tergoda
    Dengan belajar, kamu bisa berpikir kritis. Kamu nggak gampang terpengaruh hoaks, bisa ambil keputusan sendiri, dan tahu mana yang baik buatmu. Belajar itu kaya GPS internal yang bantu kamu navigasi hidup.

  5. Belajar Itu Investasi Diri
    Nabung uang itu penting, tapi nabung ilmu jauh lebih penting. Ilmu nggak bakal habis, nggak bisa dicuri, dan bisa dipakai seumur hidup. Semakin kamu belajar, semakin kamu jadi versi terbaik dari dirimu sendiri.

Belajar memang nggak selalu mudah, tapi percayalah, setiap hal keren yang kamu impikan di masa depan, punya satu jalur yang sama: BELAJAR. Jadi, yuk terus semangat! Belajar bukan cuma soal sekolah, tapi soal masa depanmu sendiri.

Kamu bisa, kamu hebat, dan kamu pantas punya masa depan yang luar biasa.




Cirebon, 18 Mei 2025

LAHAP LAGI !

 

Lahap Lagi!

Asih Dewayanti

 

Si kecil susah makan lagi? Sudah dibujuk, ditawari mainan, sampai disuapi sambil joget-joget, tapi tetap saja mulutnya tertutup rapat? Tenang, Bunda dan Ayah tidak sendiri. Banyak orang tua mengalami drama makan seperti ini setiap hari.

Tapi, kabar baiknya: ada beberapa trik sederhana yang bisa bikin waktu makan jadi lebih seru dan penuh semangat! Yuk, coba 5 tips jitu berikut ini:

  1. Jadikan Makan Sebagai Waktu Main
    Balita belajar lewat bermain. Maka, coba sajikan makanan dengan bentuk lucu — nasi dibentuk wajah senyum, wortel jadi bintang, atau semangka jadi hati. Ajak mereka "bermain" sebelum makan!
  2. Libatkan Anak Saat Menyiapkan Makanan
    Biarkan si kecil membantu — meski hanya menaruh tomat di piring atau menuang air ke gelas. Saat anak merasa punya andil, mereka lebih semangat mencicipi hasil "karya" mereka sendiri.
  3. Makan Bersama = Makan Bahagia
    Anak-anak suka meniru. Kalau mereka melihat orang tuanya makan dengan lahap dan gembira, besar kemungkinan mereka juga akan ikut makan tanpa drama.
  4. Hindari Paksaan, Ganti dengan Cerita
    Alih-alih menyuruh, cobalah bercerita. “Wortel ini katanya bisa bikin mata jadi tajam kayak mata elang, lho!”
    Dengan cerita, makanan terasa lebih menyenangkan.
  5. Ciptakan Jadwal dan Hindari Camilan Berlebihan
    Kalau perut anak sudah kenyang karena kebanyakan camilan, wajar kalau waktu makan jadi susah. Buat jadwal makan yang teratur, dan beri jeda cukup antara camilan dan makan utama.

Membuat anak lahap makan memang butuh kesabaran, tapi bukan hal yang mustahil. Kuncinya: konsisten, kreatif, dan tetap tenang. Ingat, makan bukan perang — ini momen kebersamaan yang bisa jadi kenangan indah di masa depan.