AKU MAU PUNYA RUMAH DI SINI ...........
oleh Asih Dewayanti pada 31 Desember 2012 pukul 20:12 ยท
Dari kisah Negeri di Awan
Catatan Mbak Fifin tentang negeri di awan menyadarkanku bahwa aku masih punya berjuta kisah masa kecil. Aku nyaris melupakannya karena tak penting buatku mengingat-ingat masa lalu. Usai membaca catatan itu, pagi hari aku mengajak anak-anakku kembali berkunjung ke sawah yang kemaren sore baru saja kami datangi. Sambil menyaksikan Aiman dan Nisa asyik mencari yuyu dan kodok sambil belepotan lumpur/tanah sawah, anganku melanmbung tinggi....tinggi....dan indaaaah sekali.
Mimpi Aiman dan Nisa
Rupanya tanpa sengaja aku sering juga menceritakan bahwa dulu mbah kakung punya banyak piaraan. Kucing, ayam, aneka burung, landak, musang, rangkong, ular, ikan, kura-kura.....daaaaan muacem-muacem.
" Waduh asik ya, kaya kebun binatang !"
" Trus, kita punya piaraan apa dong ?"
" Kan ada cicak? Nyamuk? Kecoa ? Semut? Tikus??....."
" Yaaa.......pengen sih pnya piaraan....."
" Ya deh, nti ya kalau kita punya rumah yang ada halamannya"
Halah, halah... si Aiman sampai2 berburu bunglon saking pengennya punya binatang peliharaan.
Trus Annisa juga punya kucing yg dikasi nama Tiara Permata Putri.
Ayolah Mih, kapan kita punya rumah sendiri yang ada halamannya kaya di mbah Kakung......
Ke Sawah Yuuu.....
Saat bermain ke sawah... (padahal ini bukan sekali dua kali anak2ku main ke sawah)
"Mamih liat itu kebon kacang panjang, kebon pepaya.....sawah. Gunungnya bagus ya...."
"Mamih kalau kita punya rumah di sini enak deh. Ini sawah-sawah punya siapa sih ? Boleh dibeli ga?Kita ibeli yuuu..."
" Dibeli ?" (hmmmm, ko ga kepikiran ya ??)
" Ayolah, siapa takut ? Kita minta sama Allah yuu......"
Senin, 31 Desember 2012

Catatan Mbak Fifin tentang negeri di awan menyadarkanku bahwa aku masih punya berjuta kisah masa kecil. Aku nyaris melupakannya karena tak penting buatku mengingat-ingat masa lalu. Usai membaca catatan itu, pagi hari aku mengajak anak-anakku kembali berkunjung ke sawah yang kemaren sore baru saja kami datangi. Sambil menyaksikan Aiman dan Nisa asyik mencari yuyu dan kodok sambil belepotan lumpur/tanah sawah, anganku melanmbung tinggi....tinggi....dan indaaaah sekali.
Mimpi Aiman dan Nisa
Rupanya tanpa sengaja aku sering juga menceritakan bahwa dulu mbah kakung punya banyak piaraan. Kucing, ayam, aneka burung, landak, musang, rangkong, ular, ikan, kura-kura.....daaaaan muacem-muacem.
" Waduh asik ya, kaya kebun binatang !"
" Trus, kita punya piaraan apa dong ?"
" Kan ada cicak? Nyamuk? Kecoa ? Semut? Tikus??....."
" Yaaa.......pengen sih pnya piaraan....."
" Ya deh, nti ya kalau kita punya rumah yang ada halamannya"
Halah, halah... si Aiman sampai2 berburu bunglon saking pengennya punya binatang peliharaan.
Trus Annisa juga punya kucing yg dikasi nama Tiara Permata Putri.
Ayolah Mih, kapan kita punya rumah sendiri yang ada halamannya kaya di mbah Kakung......
Ke Sawah Yuuu.....
Saat bermain ke sawah... (padahal ini bukan sekali dua kali anak2ku main ke sawah)
"Mamih liat itu kebon kacang panjang, kebon pepaya.....sawah. Gunungnya bagus ya...."
"Mamih kalau kita punya rumah di sini enak deh. Ini sawah-sawah punya siapa sih ? Boleh dibeli ga?Kita ibeli yuuu..."
" Dibeli ?" (hmmmm, ko ga kepikiran ya ??)
" Ayolah, siapa takut ? Kita minta sama Allah yuu......"
Senin, 31 Desember 2012

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda